Bondowoso, Bimas Islam --- Penyuluh Agama Islam (PAI) di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur menginisiasi terbentuknya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di 23 kecamatan. Hal ini merupakan wujud pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.
"Alhamdulillah, UPZ sudah terbentuk di 23 kecamatan di Kabupaten Bonodowoso. Ini merupakan terobosan baru dalam rangka mengoptimalkan peran Penyuluh di tengah masyarakat," ungkap Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Bondowoso, Imam Huzaeni di Bondowoso melalui pesan tertulis kepada bimasislam Jumat (7/5/21).
Melalui UPZ yang berkantor di Kantor Urusan Agama (KUA) dan Kantor Desa ini, Penyuluh memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya zakat dan wakaf dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
"Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terbentuknya UPZ ini, baik dari tokoh masyarakat, guru ngaji, dan para pengurus masjid," tambahnya.
Pada Ramadan tahun ini, UPZ yang telah terbentuk baru menyalurkan zakat dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Setiap UPZ mendapatkan amanah 15 karung beras sebanyak 5 kilogram tiap karung.
"Targetnya kami ingin mengumpulkan dan mengelola zakat. Tahun ini baru menyalurkan beras dari Baznas. Guna menghindari kerumunan, Penyuluh Agama Islam langsung mendatangi rumah para mustahik (Orang yang berhak menerima zakat)," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



