Kulon Progo, Bimas Islam -- Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo mengapresiasi program Jogokaliku Sipatin (Jaga Komitmen Warga Kulon Progo dan Sedekah Ikan Pasangan Pengantin) yang diinisasi Kankemenag Kulon Progo. Apresiasi disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pelelangan Ikan Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo, Wakhid Purwo.
"Jogokaliku Sipatin adalah sebuah upaya bagaimana masyarakat memiliki komitmen untuk menjaga kelestarian alam di perairan umum di Kulon Progo, seperti sungai, selokan, waduk, dan embung yang tidak dikuasai perorangan," kata Wakhid saat menghadiri tebar benih ikan dari 30 pasang catin di Sungai Serang, Wates, Kamis (29/9).
“Kami mewakili Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo menyampaikan terima kasih kepada segenap para calon pengantin yang sudah berkenan menyedekahkan ikan untuk ditebar di sungai," tambahnya.
Menurut Wakhid, program tebar benih ikan yang dilakukan pasangan catin sangat bermafaat bagi kelestarian hayati di Kulon Progo. Apalagi, kelangsungan ekosistem perairan umum semakin mengkhawatirkan karena ulah segelintir orang yang merusak dengan setrum atau obat-obatan.
"Tebar ikan ini sebenarnya menebar kebaikan bagi lingkungan. Mudah-mudahan membawa berkah untuk kehidupan semuanya, terutama bagi para calon pengantin,” tutur Wakhid dalam kegiatan yang dihadiri Kepala KUA Wates, Latif Fuad Nurul Huda.
Dia mengungkapkan kebahagiaannya dengan program Jogokaliku Sipatin. Dia berharap, program tersebut menginspirasi dan memberi edukasi kepada masyarakat akan pentingya menjaga kelangsungan hidup hayati dan kemaslahatan lingkungan. "Semoga semakin banyak dari kita yang sadar menjaga lingkungan sekitar kita," pungkasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



