Jakarta, Bimas Islam -- Memaknai Indonesia sebagai negara bangsa dan beragama dapat dilihat dalam Pancasila. Hal itu disampaikan Direktur Penerangan Agama Islam (Dir Penais) Bimas Islam Ahmad Zayadi saat memberi pengantar dalam acara Temu Penanggungjawab Siaran Keagamaan Islam di Hotel Orchardz Industry, Jakarta, Kamis (9/3/2023).
Ia mengatakan, Indonesia memiliki keberagaman dalam agama, etnis, suku, dan bahasa. Keistimewaan tersebut, imbuhnya, perlu dirawat dan dijaga dengan baik.
“Kita bisa lihat dalam Pancasila. Ketuhanan yang Maha Esa melandasi kemanusiaan yang adil dan beradab, kemudian sila ketiga, sila keempat, dan sila kelima. Semuanya bertumpu pada prinsip-prinsip ketuhanan,” ujar Zayadi.
“Itu sebabnya, apabila kita cermati, terdapat banyak analisis yang menempatkan Pancasila sebagai dasar berbangsa dan bernegara. Sejatinya, Pancasila adalah wawasan berkebangsaan yang berketuhanan,” sambungnya.
Acara Temu Penanggungjawab Siaran Keagamaan Islam dihadiri Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Staf Khusus Menteri Agama Mohammad Nuruzzaman, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia, pendiri Alvara Research Center, dan para peserta dari berbagai media massa di Indonesia.
Fn/Mr



