Malang, Bimas Islam -- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Dir Urais Binsyar), Adib mengajak para tokoh agama untuk memperkuat ilmu-ilmu keislaman, terutama astronomi Islam atau falak di lingkungan pesantren.
Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan Diseminasi Nasional Penerapan Kriteria MABIMS, Minggu (23/7/2023), di Kota Malang.
"Saya mengajak kita semua untuk memperkuat ilmu-ilmu keislaman, terutama ilmu astronomi Islam atau ilmu falak yang terbilang sudah langka di kalangan pesantren," ujarnya.
Ia melanjutkan, kegiatan Diseminasi Nasional Penerapan Kriteria MABIMS itu tidak hanya membahas tentang penetapan penanggalan Hijriah, tetapi juga menjadi wadah untuk membahas hisab rukyat yang berkembang saat ini.
"Pertemuan ini tidak hanya membahas diseminasi kriteria baru yang ditetapkan MABIMS, tapi juga menjadi wahana bagi kita semua untuk mendiskusikan hal-hal terkait hisab rukyat atau ilmu falak yang berkembang saat ini," tuturnya.
Diketahui, kegiatan yang digelar selama tiga hari, Minggu hingga Selasa (23-25/7/2023) itu menghadirkan delegasi pesantren wilayah Kalimantan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Narasumber dalam kegiatan tersebut yaitu dari unsur Badan Informasi Geospasial Ahmad Izzuddin, Asosiasi Dosen Falak Indonesia, Planetarium dan Observatorium Jakarta, dan Peneliti Observatorium Mushollatarium IMAHNOONG. Kegiatan tersebut juga disiarkan melalui kanal Youtube Bimas Islam TV.
Msk/Mr



