Tangerang Selatan, bimasislam– Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Muhammad Tambrin, hadir memberikan pengarahan pada penutupan OSPEK yang diadakan Fakultas Ushuludin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di Aula Student Center (SC), Kamis (24/08). Pengarahan yang dihadiri 500 mahasiswa baru ini mengangkat tema “membendung paham Radikalisme di Lingkungan Kampus.
Dalam paparannya, Tambrin menyampaikan perlunya para mahasiswa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berkembangnya paham-paham radikalisme serta melakukan upaya deteksi dini atas aliran-aliran keagamaan yang menyimpang.
“Sebagai generasi muda, kini sudah saatnya para mahasiswa agar lebih waspada dalam menghadapi berkembangnya paham-paham radikal serta senantiasa menjaga lingkungan kampus dan keluarga dengan melakukan deteksi dini terhadap aliran-aliran menyimpang lainnya yang ada di Indonesia,” ungkapnya.
Dikatakan Tambrin, bahwa parameter yang dapat digunakan untuk menghadapi itu semua dapat menggunakan 10 kriteria ajaran dan paham agama yang menyimpang sebagaimana yang telah difatwakan MUI Pusat, juga dengan menyandarkan pada ketentuan UU PNPS No.1 Tahun 1965 tentang Penodaan Agama (Pencegahan Penyalahgunaan dan atau penodaan agama).
Kegiatan yang dihadiri oleh unsur Dekanat Fakultas Ushuludin ini ditutup dengan deklarasi anti paham radikalisme dilanjutkan longmarch menyusuri lingkungan Kampus UIN Syarif Hidayatullah, untuk mengajak segenap mahasiswa lainnya dalam mendukung gerakan tersebut.
(Mph. Syafaat/foto:bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



