Makassar, Bimas Islam -- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kementerian Agama (Kemenag) Tarmizi Tohor memberi arahan pada kegiatan Kelas Literasi Zakat dan Wakaf yang digelar Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf bersama Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (22/5/2023) di Makassar.
Tarmizi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mencapai Visi Roadmap Literasi Zakat dan Wakaf, yaitu meningkatkan literasi dan pengelolaan zakat wakaf untuk kesejahteraan umat.
"Zakat dan wakaf Indonesia menunjukkan potensi yang super dahsyat, ditandai dengan penelitian yang menyebut bahwa Indonesia merupakan negara dengan umat Islam paling dermawan," ujarnya.
"Indonesia juga memiliki jumlah tanah wakaf seluas 54.805 hektar di 409.731 titik lokasi, memiliki Lembaga Amil Zakat terbanyak di dunia, nazir wakaf terbanyak di dunia, memiliki potensi zakat mencapai 233 triliun pertahun, dan memiliki potensi wakaf uang mencapai 180 triliun," sambungnya.
Terakhir, Tarmizi mengajak seluruh masyarakat untuk menggerakkan zakat dan wakaf produktif. Karena menurutnya, jika zakat dan wakaf digunakan secara konsumtif, berapa pun besarnya, tidak akan mengurangi kemiskinan di Indonesia.
Kelas Literasi Zakat dan Wakaf ini dihadiri penyelenggara zakat se-Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini juga disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube Literasi Zakat Wakaf.
Msk/Mr



