Jakarta, Bimas Islam – Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Kementerian Agama, Tarmizi Tohor mengatakan, zakat dan wakaf harus menjadi gaya hidup generasi muda, mengingat atmosfer dan ekosistem tata kelola zakat dan wakaf memiliki fondasi yang cukup baik.
Hal itu disampaikannya saat memberi arahan sekaligus membuka kegiatan Lokalatih Tunas Muda Agent of Change Ekonomi Syariah di Jakarta, Senin (3/7/2023).
“Demografi yang didominasi kaum muda produktif merupakan modal dan senjata yang sangat penting untuk membawa kemajuan bagi dunia ekonomi syariah di Indonesia. Di tangan mereka pula tongkat estafet perkembangan zakat dan wakaf di tanah air akan dilanjutkan,” ujarnya.
Tarmizi mengungkapkan, gaya hidup zakat dan wakaf bagi kaum muda juga didukung kondisi sosial budaya Indonesia sebagai negara paling dermawan versi World Giving Index 2022.
“Indonesia dinobatkan menjadi negara paling dermawan di dunia berdasarkan World Giving Index (WGI) 2022 yang dikeluarkan oleh badan amal Charities Aid Foundation (CAF). Indonesia menempati peringkat tertinggi dengan total skor 68% yang berlandaskan pada tiga aspek definisi 'giving', yakni membantu orang asing atau seseorang tak dikenal yang membutuhkan bantuan, menyumbangkan uang untuk amal, dan menyumbangkan waktu untuk sebuah organisasi,” urainya.
Menurut Tarmizi, perkembangan ekonomi syariah semakin menjanjikan, terutama dalam pengentasan kemiskinan ekstrem, di samping pembangunan berkelanjutan. Sehingga, dibutuhkan anak muda yang melek ekonomi syariah dan memiliki kapasitas untuk mempraktikkannya pada diri sendiri dan menggerakkan orang lain atau sekelompok orang demi kemaslahatan umat.
Diketahui, kegiatan Lokalatih Tunas Muda Agent of Change Ekonomi Syariah merupakan wadah bagi generasi muda untuk mendapat bimbingan dan pelatihan dalam sikap, mental, serta pengetahuan dan keterampilan di bidang ekonomi syariah.
Peserta Lokalatih dihadiri 75 (tujuh puluh lima) orang terdiri 18 perguruan tinggi dari utusan perwakilan dari mahasiswa/i dengan jurusan/prodi Manajemen Zakat dan Wakaf serta Ekonomi Syariah di Jabodetabek, Sumatra, Jawa, dan Sulawesi yang didanai dari dana DIPA Ditjen Bimas Islam tahun 2023.
Kegiatan Tunas Muda Agent of Change Ekonomi Syariah berlangsung di Jakarta selama tiga hari, Senin-Rabu (3-5/7/2023).
Ba/Mr
*Fotografer: Budi Ayani
*Fotografer: Budi Ayani



