Jakarta, bimasislam – Direktur Penerangan Agama Islam, Khoirudin mengatakan, goresan-goresan tinta seni kaligrafi bernafaskan Islami mengandung banyak arti yang dapat mendekatkan jiwa seseorang lebih dekat lagi kepada Allah SWT. Kaligrafi juga dapat meningkatkan keimanan seseorang terhadap sang pencipta alam semesta.
Hal itu disampaikan Khoirudin saat mewakili Dirjen Bimas Islam dalam acara pembukaan Festival Seni Kaligrafi Indonesia. Acara diselenggarakan oleh Direktorat Penerangan Agama Islam, dipusatkan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, berlangsung dari tanggal7-9 Oktober 2017.
Dikatakan Khoirudin, goresan Seni Khaligrafi yang bernafaskan Islam dipandang tepat pada saat ini sebagai salah satu upaya untuk membendung kemerosotan akhlaq umat Islam terutama generasi muda. “Khaligrafi Islam itu seni sekaligus media dakwah kekinian. Jika dikemas dengan menarik, niscaya akan menjadi media dakwah yang efektif di tengah-tengah masyarakat“, ujarnya.
Lebih lanjut Khoirudin mengungkapkan, potensi seni kaligrafi dapat dikembangkan dalam ruang lingkup yang lebih luas terutama dalam rangka transformasi nilai-nilai religius yang akan memberikan pencerahan dan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.
“Krisis akhlak dan moral yang melanda generasi mudayang merupakan masa depan wajah peradaban bangsa ini sedikit banyak dapat diminimalisir dengan menanamkan nilai-nilai agama melalui pendekatan seni budaya Islam, khususnya seni kaligrafi“, tegasnya.
Di akhir sambutan Khoirudin memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Festival Kaligrafi Indonesia. Acara ini merupakan kerjasama antara Kementerian Agama dan Persatuan Kaligrafer dan Zuhrufah Indonesia (Perkazi). Acara menjadi spesial karena baru pertama kali diadakan di tingkat Nasional.
“Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan kepada para kaligrafer Indonesia, semoga keberadaannya semakin mendapatkan tempat dihati masyarakat. Ke depan festival kaligrafi akan di sinergikan dengan seni budaya Islam lainnya agar syiarnya lebih terasa“, tegas Khoirudin.
Festival ini menyuguhkan beberapa acara di antaranya sayembara kaligrafi klasik tingkat nasional, lomba kaligrafi (spontan) tingkat nasional, pameran kaligrafi Islam dan seminar kaligrafi Islam.
Hadir dalam kesempatan ini para pejabat Ditjen Bimas Islam, para Kanwil Kemenag, Kabid Bimas Islam dan Kabid Penais Zakat Wakaf se Indonesia. Hadir pula para kaligrafer senior dari seluruh tanah air.
(syamsuddin/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



