Klaten, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Kementerian Agama, Juraidi melaunching Koperasi Syariah Majelis Taklim Binaan Penyuluh Agama Islam 26 Kecamataan se-Kabupaten Klaten. Koperasi Syariah tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) se-Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Juraidi memaparkan tujuan dari dibentuknya koperasi. Guna mencapai tujuan tersebut, lanjut Juraidi, penyuluh memiliki peran yang signifikan.
"Penyuluh Agama Islam memiliki peran yang amat penting dalam menyukseskan Koperasi Syariah Majelis Taklim ini. Koperasi ini didirikan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dalam bidang ekonomi, mengentaskan kemiskinan, membina mustahik (penerima zakat) hingga menjadi muzzaki (pemberi zakat), dan mengangkat harkat martabat masyarakat supaya taraf hidupnya meningkat," ungkap Juraidi di Gedung Sunan Pandanaran, Jalan Pemuda No. 140 Sikenong, Klaten Tengah, Klaten, Kamis (8/4/21).
Juraidi menambahkan, saat ini masih banyak masyarakat yang hidup di bawah standar kelayakan. Karenanya, koperasi ini diharapkan mampu menyelesaikan masalah tersebut.
"Kemiskinan budaya, contohnya seperti budaya malas dan jam karet. Kemudian kemiskinan struktural yang membuat orang kaya makin kaya dan orang miskin makin miskin," tambahnya.
Secara khusus, Juraidi menyampaikan apresiasi kepada Penyuluh Agama Islam se-Kabupaten Klaten yang terus berkhidmat kepada masyarakat. Sebagaimana diketahui, penyuluh merupakan ujung tombak Kemenag.
Koperasi Syariah Majelis Taklim yang dilaunching sebelumnya menerima bantuan dari Badan Zakat Nasional Jawa Tengah senilai 260 juta rupiah untuk 26 Koperasi Syariah yang merupakan binaan PAI di 26 kecamatan.
Hadir dalam launching tersebut para pejabat dari Baznas Provinsi Jawa Tengah, dan Kankemenag Kabupaten Klaten serta perwakilan Penyuluh PNS dan non-PNS Klaten.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Alissa Wahid: Ketahanan Bangsa Dibangun dari Keluarga
Bogor, Bimas Islam — Penasihat Ahli Menteri Agama, Alissa Wahid, mengungkapkan, ketahanan bangsa berawal dari keluarga yang kuat. Karena itu, penguatan…



