Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Kementerian Agama, Syamsul Bahri mengaku siap melahirkan beragam inovasi program. Hal ini disampaikan Syamsul saat berkenalan bersama pejabat eselon III dan IV Direktorat Penais.
"Kita akan siapkan kegiatan pameran atau pagelaran seni Islam kontemporer, insyaallah," kata Syamsul di Kantor Kemenag Pusat, Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Senin (24/5/21).
Di bidang Musabaqah Tilawatil Al-Quran (MTQ), Syamsul juga berencana untuk menambah cabang lomba terutama terkait seni membaca Al-Quran. Menurutnya, inovasi sangat memungkinkan di cabang MTQ selama tidak bertentangan dengan syariah.
"MTQ kita selama ini kan untuk cabang tilawah berkisar pada 7 jenis laggam. Suatu kala, kita akan siapkan cabang murottal ala Imam Sudais, misalnya," tambahnya.
Sedangkan terkait Subdit Penyuluh Agama Islam, Mantan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur menyebut Kemah Penyuluh sebagai salah satu rencana inovasi.
"Waktu di Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur ada kegiatan Kemah Penyuluh. Saat itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (LHS) datang dua kali dan gowes bersama," terangnya.
Syamsul menambahkan, inovasi program hendaknya dilakukan dengan kajian dan rencana yang matang agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat.
"Kita setuju dengan perbedaan dalam pelaksanaan program. Ibarat berselancar itu harus pandai supaya tidak terkena gulungan ombak. Di bidang Kemitraan Islam juga penting dilakukan inovasi. Kemitraan ini menunjukkan performance kita," tambahnya.
Hadir dalam taaruf bersama Direktur Penais, para Kasubdit dan Kepala Seksi di Direktorat Penais. Taaruf berjalan santai dengan menerapkan protokol kesehatan.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



