Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor mengingatkan kepada semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan perwakafan agar membangun profesionalitas dan mengedepankan transparansi.
“Membangun ekosistem perwakafan merupakan hal penting, agar manfaat wakaf benar-benar sampai dan memberi dampak terhadap umat,” katanya saat dihubungi, Senin (12/04).
Direktur mengakui bahwa pengelolaan wakaf belum maksimal. Padahal wakaf potensinya sangat besar dan manfaatnya dirasakan di tengah masyarakat.
“Wakaf uang misalnya, ini potensinya besar. Tapi belum kita maksimalkan potensinya. Nah ini pekerjaan rumah kita semua,” ungkapnya.
Salah satu langkah yang akan ditempuh adalah perlunya gerakan literasi wakaf yang massif secara nasional bersamaan dengan gerakan wakaf tunai. Menurutnya, masyarakat perlu diberikan informasi yang utuh tentang wakaf, dari mulai prosedur hingga pemanfaatannya.
“Jika manfaatnya jelas, pengelolanya jelas, insyaallah ini akan mendapat sambutan dari masyarakat,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



