Jakarta, Bimas Islam --- Ramadan disebut sebagai bulan yang penuh keberkahan, Direktur Urusan Agama dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Moh. Agus Salim menerangkan, keberkahan bulan Ramadan tidak hanya dirasakan bagi umat Islam, akan tetapi juga menjadi berkah untuk umat yang lainnya.
Direktur Urais Binsyar Moh. Agus Salim menyampaikan hal itu saat mengisi Kuliah Tujuh Menit (Kultum) Zuhur di Masjid Al-Ikhlas Kementerian Agama, Jl. MH. Thamrin No.6 Jakarta Pusat, Selasa (27/4).
Agus menuturkan, keberkahan bulan Ramadan tidak hanya di dalam menuai pahala, melainkan banyak keberkahan lainnya. Bahkan dari aspek ekonomi, menjadi keberkahan bagi para pedagang dan lainnya.
“Salah satu keberkahan bulan suci Ramadan ini dirasakan oleh pedagang-pedagang kecil, misalnya di tempat saya di Tangerang sepanjang jalan banyak sekali yang menjual makanan untuk keperluan berbuka puasa, dan bahkan saudara-saudara kita yang non muslim pun ikut berjualan dan meramaikan suasana Ramadan,” ujar Agus.
Dan uniknya, kata Agus, buah timun suri yang tidak ditemukan di bulan-bulan biasanya, tapi saat bulan suci Ramadan, justru buah timun suri banyak sekali dijual di pasar-pasar, serta di pinggir jalan.
“Jadi sekali lagi saya katakan bahwa keistimewaan bulan suci Ramadan ini, bulan yang penuh rahmat dan maghfiroh serta berkahnya sangat luar biasa dirasakan oleh semua yang ada di muka bumi,” pungkasnya.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



