Depok, Bimas Islam --- Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag RI memiliki empat layanan yang menjadi konsentrasi di tahun 2021. Hal itu disampaikan Direktur Urais Binsyar Kemenag RI, Moh Agus Salim saat memberikan sambutan pada acara Sinkronisasi dan Harmonisasi di Hotel Bumi Wiyata Depok, Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Selasa (02/03).
Agus Salim menjelaskan, empat sasaran kegiatan strategis seperti meningkatkan penanganan konflik intra umat beragama, pengelolaan rumah ibadah sebagai pusat syiar agama yang toleran, kualitas literasi khazanah budaya bernafas agama, dan kualitas sarana pendukung pelayanan keagamaan.
“Pertama, hisab rukyat dan syariah yang meliputi layanan verifikasi arah kiblat, layanan sumpah keagamaa, layanan konsultasi syariah, layanan bantuan lembaga/mitra hisab rukyat, layanan rukyatul hilal dan edukasi, dan layanan jadwal salat,” paparnya
Kemudian, lanjut Agus, ada bidang Kemasjidan yang difokuskan pada layanan pendaftaran identitas masjid dan musalla serta layanan bantuan masjid dan musalla.
Selanjutnya, bidang bina paham keagamaan Islam dan penanganan konflik akan difokuskan pada beberapa layanan. Seperti layanan identifikasi paham keagamaan Islam bermasalah, layanan bantuan organisasi/lembaga mitra, layanan advokasi pendampingan konflik paham keagamaan, layanan deteksi dan respons dini konflik paham keagamaan.
“Terakhir, di bidang kepustakaan Islam akan fokus pada layanan bantuan buku kepustakaan Islam, layanan bantuan operasional perpustakaan masjid, bimbingan teknis tenaga kepustakaan Islam, layanan penelaahan buku umum keagamaan Islam,” tutup Agus.
Acara yang diselenggarakan Subbag Tata Usaha Urais Binsyar itu digelar selama dua hari, Senin-Selasa 2-3 Maret 2021, dihadiri perwakilan Eselon I, para Kasubdit, para Kasi dan pegawai di lingkungan Ditjen Bimas Islam.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



