Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kementerian Agama Moh. Agus Salim mengatakan, dalam tujuh hari belakangan kasus positif Covid-19 mulai menurun. Meski demikan, pihaknya meminta kepada takmir masjid untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Dalam kondisi seperti saat ini, banyak masyarakat yang masih abai terhadap penerapan protokol kesehatan. Karenanya perlu kontribusi dan sosok teladan dari takmir masjid untuk memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar Agus kepada bimasislam di Jakarta, Selasa (27/7).
Menurut Direktur yang membidangi Kemasjidan itu, takmir masjid merupakan tokoh agama yang pengaruhnya cukup besar di masyarakat. Sehingga peran takmir masjid bisa menjadi salah satu solusi dalam penanggulangan Covid-19.
“Takmir masjid merupakan tokoh agama yang sosoknya disegani oleh masyarakat. Mungkin saja masyarakat lebih patuh jika takmir masjid yang memberikan edukasi atau ajakan untuk penerapan protokol kesehatan 5M daripada yang lainnya,” ujarnya.
Agus berharap, takmir masjid dapat menjadi bagian dalam mendakwahkan gerakan 5M dan 1D (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas, dan Doa), dengan harapan pandemi Covid-19 segera usai.
Selain itu, Agus juga berharap agar takmir masjid menjadikan surat edaran Menteri Agama No 20/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Peribadatan/Keagamaan di Tempat Ibadah pada Masa PPKM Level 3 dan Level 4 di Jawa-Bali sebagai panduan dalam pelaksanaan peribadatan di masjid.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



