Jakarta, Bimas Islam --- Setiap orang tua pasti mendambakan anak yang terlahir bisa menjadi anak yang saleh dan salihah. Namun persoalan mendidik anak-anak tidak sesederhana yang dibayangkan.
Menanggapi hal itu, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Moh. Agus Salim mengatakan, contoh ideal tentang parenting ialah parenting yang dicontohkan saat Nabi Muhammad SAW mendidik anak-anaknya sendiri maupun anak-anak pada zaman Rasulullah.
“Bahkan dalam menyampaikan teguran atau nasihat, Rasulullah tetap memberi contoh yang sangat santun dan penuh kasih sayang, bahkan dilakukan tidak di depan umum,” ujar Agus di Jakarta, Rabu (19/5).
Dalam sebuah riwayat Abdullah bin Ja’far, yang tertuang dalam hadis: “Pada suatu hari Rasulullah SAW pernah memboncengku. Beliau mengatakan sesuatu kepadaku dengan berbisik. Perkataan beliau itu tidak pernah kuceritakan kepada siapapun,” (HR. Muslim).
“Itulah teladan Rasulullah saat memberikan nasihatt dengan sangat bijak. Terkadang kita sebagai orang lupa memberikan nasihat kepada anak di depan banyak orang, ternyata justru akan mengganggu mental anak kita, oleh karena itu jangan sampai kita menasihati atau bahkan memarahi anak kita di depan banyak orang,” papar Agus.
Menurut Agus, panggilan anak-anak di dalam Al-Qur’an dikatakan dengan tiga sebutan, yakni ‘aduwwun (musuh), fitnah (cobaan), dan qurrota a’yun (menyenangkan). Tentu semua orang tua berharap anak-anaknya menjadi qurrota a’yun.
“Kata Rasulullah, tidak ada seorang anak yang terlahir melainkan ia dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka kedua orang tuanyalah yang membuatnya menjadi Yahudi, Nasrani, maupun Majusi. Maka peran orang tua sangat penting untuk mendidik anak agar menjadi saleh dan salihah,” kata Agus.
Selain itu, menurut Agus, orang tua harus memperbanyak mendoakan anak-anaknya, bahkan Al-Qur’an mencontohkan orang tua yang mendoakan anak-anaknya, seperti doa Maryam untuk bayinya, Nabi Ibrahim untuk keturunannya juga banyak di dalam Al-Qur’an, misalnya dalam Surat Ibrahim ayat 40-41.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



