Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kementerian Agama Moh. Agus Salim mengungkapkan, takmir masjid memiliki andil besar dalam menenteramkan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
“Sejak adanya Covid-19 hingga saat ini ternyata masih banyak masyarakat yang tidak percaya Covid-19. Maka di sinilah pentingnya peran takmir masjid untuk memberikan edukasi dan informasi yang mencerahkan kepada masyarakat,” tutur Agus kepada bimasislam di Jakarta, Selasa (27/7).
Menurut Agus, sejumlah masyarakat yang tidak percaya Covid-19 ditengarai oleh berita dan informasi hoaks yang beredar di tengah masyarakat. Maka takmir masjid harus berperan aktif dalam menyebarkan informasi bermutu dan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.
“Seperti mengulang-ulang anjuran dan mengajak masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas),” ungkap Agus.
Agus menjelaskan, takmir masjid bagi masyarakat adalah seorang tokoh agama atau seseorang yang memiliki ilmu agama yang mumpuni. Sehingga takmir masjid harus terlibat aktif dalam menjaga keselamatan jiwa masyarakat melalui pendekatan keagamaan.
“Di sisi lain, takmir masjid juga harus menjaga diri dari tuduhan sebagai faktor penyebaran virus. Maka masjid harus berusaha agar jemaah menerapkan prokes dan menanamkan rasa aman dalam diri masyarakat tanpa menimbulkan kekhawatiran bagi yang lainnya,” pungkasnya.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



