Tangerang, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kementerian Agama (Kemenag) Adib mengatakan, acara halalbihalal yang rutin dilakukan umat Islam selepas Hari Raya Idulfitri merupakan ajang memperkuat silaturahmi dan kerukunan.
“Halalbihalal merupakan momentum yang tepat memperkuat silaturahmi dan kerukunan sesama anak bangsa usai melaksanakan ibadah puasa Ramadan selama sebulan,” ujar Adib saat menghadiri acara Halalbihalal di Rumah Kediaman Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag di Tangerang Selatan, Jumat (27/5).
Adib mengatakan, acara halalbihalal yang rutin dilaksanakan umat Islam di Indonesia patut dilestarikan. “Mari kita tinggalkan segala hal yang tidak baik yang telah lalu, ganti dengan hal-hal baik,” pesan mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini.
Dengan diadakannya halalbihalal, Adib berharap dapat menambah semangat jajaran Ditjen Bimas Islam menyukseskan program-program yang telah disusun.
“Pada 2022 ini, kita masih memiliki tujuh bulan tersisa. Melalui acara hari ini diharapkan bisa menambah semangat persatuan dan sinergisitas kita semua,” katanya dalam acara yang juga dihadiri pejabat eselon 2 dan 3 di lingkungan Ditjen Bimas Islam.
Dalam kesempatan itu, Adib juga berharap, pandemi Covid-19 yang sudah mengalami penurunan kasus, bisa segera mereda sepenuhnya.
"Alhamdulillah kita masih bisa melaksanakan halalbihalal setelah dua tahun diterpa pandemi Covid-19. Tentu, kita semua berharap pandemi Covid-19 yang melanda Tanah Air segera hilang total, sehingga bisa beraktivitas dan melaksanakan kegiatan secara normal," katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



