Bandung, Bimas Islam -- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib meyakini, keberhasilan pencegahan suatu konflik bisa menyetop potensi konflik lain bermunculan. Hal ini disampaikan Adib saat menyampaikan laporan kegiatan Dialog Nasional Keagamaan dan Kebangsaan.
"Konflik berdimensi agama atau SARA itu akan sangat masif dan dahsyat apabila kita gagal melakukan mitigasi sejak awal. Karena itu, keberhasilan mencegah terjadinya konflik itu sangat penting sekali," ujar Adib dalam kegiatan yang digelar Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah di Hotel Mercure Bandung City Centre, Rabu malam (30/11).
Menurut Adib, potensi-potensi konflik akan semakin meluas apabila upaya pencegahannya tidak berhasil. Karena itu, tegasnya, dalam mengatasi konflik perlu kolaborasi dan koordinasi setiap lembaga terkait agar mitigasi dan penanganan konflik saling terintegrasi.
"Jadi tujuan kita semua berkumpul dan bertemu pada kesempatan ini adalah untuk melahirkan pola dan metode sinergi di antara pemangku kebijakan, tokoh agama, dan pihak terkait lain tentang strategi penanganan konflik berdimensi agama," katanya.
Adib berharap, berbagai kalangan dapat memberikan kontribusi maksimal dalam upaya pencegahan konflik berdimensi agama. Dia menegaskan pentingnya kerja sama di lingkup kementerian/lembaga terkait penguatan sistem yang terintegrasi dalam penanganan konflik.
"Penting bagi kita semua untuk menjalin kemitraan strategis di lingkup lembaga pemerintah dan organisasi maupun lembaga pendamping penanganan konflik. Kemitraan ini menjadi bekal penting dalam menguatkan kerukunan umat beragama," katanya.
Hadir, Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat Ajam Mustajam, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Wawan Djunaedi, Direktur Keamanan Negara Baintelkam Mabes Polri Brigjen Pol Umar Effendi, Pokja Moderasi Beragama Alissa Wahid, para Kasubdit di lingkungan Direktorat Urais dan Binsyar, serta para tamu undangan lainnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



