Mataram, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib menegaskan, perpustakaan masjid harus menarik bagi generasi milenial Muslim. Karenanya, kata dia, Kemenag terus berupaya meningkatkan kapasitas perpustakaan masjid melalui beragam program.
“Kami berharap perpustakaan masjid menarik bagi generasi milenial. Jangan sampai ada perpustakaan masjid tidak menarik,” kata Adib saat menutup Bimtek Elipski Akses Layanan Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam di Hotel Lombok Raya, Mataram, Selasa (31/5).
Menurut mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini, ada beberapa alasan logis yang membuat perpustakaan masjid tidak menarik bagi generasi muda, salah satunya koleksi bahan bacaan yang tidak bervariasi.
“Perpustakaan masjid tidak menarik karena koleksinya itu-itu saja, tidak ada yang baru, terlebih buku-bukunya tidak terurus, berdebu, dan sebagainya. Tugas kita adalah membuat perpustakaan masjid itu menjadi menarik,” katanya.
Padahal, menurut Adib, perpustakaan masjid menjadi salah satu elemen penting dalam meningkatkan literasi bacaan umat Islam. Melalui masjid, kata dia, Islam pernah meraih masa keemasan yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.
“Sudah sepantasnya umat Islam memiliki tingkat literasi bacaan tinggi. Upaya yang kita lakukan adalah membangun pusat-pusat literasi melalui perpustakaan yang ada di masjid-masjid. Tentu, perpustakaan ini harus diminati bagaimana pun caranya,” tegasnya.
Untuk mewujudkan itu, Adib menambahkan, Direktorat Urais dan Binsyar melalui Subdit Kepustakaan Islam terus mendorong Kanwil Kemenag Provinsi untuk menjalin mitra dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) untuk membentuk perpustakaan-perpustakaan masjid yang profesional.
“Kita bersyukur di sejumlah daerah, termasuk di NTB ini sudah ada kesepakatan bersama antara DPAD dengan Kanwil Kemenag. Semoga kesepakatan bersama ini ditindaklanjuti dengan pelatihan kepada para pengelola perpustakaan masjid, sehingga tidak hanya seremonial semata,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



