Jakarta, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin mengatakan, untuk mewujudkan layanan yang prima di Kantor Urusan Agama (KUA) adalah dengan mencintai profesi yang dijalankannya.
“Kita harus merasa bahagia dulu. Jadi bekerja itu harus senang, kalau tidak senang akan rugi dan tidak bisa menikmati pekerjaan itu,” kata Dirjen saat membuka Bimtek Fasilitator Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin Angkatan 2 di Orchadz Hotel Industri, Jakarta Pusat, Selasa (25/05).
Dirjen menilai, rasa senang dan mencintai pekerjaan yang dijalankan memberikan pengaruh positif terhadap kinerja. Dirjen mengatakan, profesi apapun kalau dijalankan dengan rasa senang dan bersyukur akan membuat nyaman serta berkorelasi dengan kinerja dan layanan yang diberikan.
“Begitu juga sebagai penyuluh dan penghulu, kalau dijalankan dengan rasa cinta dan bangga dengan profesinya akan memberikan pengaruh dengan layanan yang diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Dirjen mengingatkan, penyuluh dan penghulu adalah profesi mulia yang bertugas memberikan bimbingan, layanan, pencerahan, menjadi rujukan, dan tempat umat bertanya masalah-masalah keagamaan.
“Tugas teman-teman sangat mulia. Jadi sudah seharusnya bersyukur, berbahagia, dan bangga,” tutupnya.
Kegiatan tersebut diikuti 110 orang peserta yang terdiri dari 106 Kepala KUA Revitalisasi, penghulu, penyuluh, dan 4 dari perwakilan organisasi massa yang telah bekerjasama dengan Subdit Bina Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



