Cirebon, Bimas Islam --- Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin mengapresiasi penyelenggaraan Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam yang diinisasi Subdit Kepustakaan Islam Kemenag. Menurut Kamaruddin, kegiatan ini penting dilakukan sebagai bekal untuk mengarungi zaman digital.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan penulisan ini. Zaman digital merupakan tantangan bagi kita semua mengisi media sosial dengan konten-konten keagamaan yang toleran, merangkul, serta tidak mudah menghukumi orang,” kata Kamaruddin saat membuka Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam Untuk Anak Berbasis Perustakaan Masjid di Hotel The Luxton Cirebon, Rabu (18/5).
Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam Untuk Anak Berbasis Perpustakaan Masjid diselenggarakan selama empat hari pada Rabu hingga Sabtu (18-21/5). Para peserta merupakan penyuluh maupun penulis yang sebelumnya mengirimkan karya tulis ke Subdit Kepustakaan Islam, kemudian dipilih 40 karya tulis terbaik.
Menurut Kamaruddin, kebutuhan akan penulis-penulis yang memiliki karakter toleran, merangkul, dan tidak mudah menghukumi orang lain sangat dibutuhkan. Dia mengatakan, jika regenerasi penulis dengan karakter tersebut berhenti, bukan hal yang mustahil ke depan dunia maya akan diisi dengan konten-konten keagamaan yang konservatif.
“Jika regenerasi penulis dengan karakter toleran terhenti, maka sangat berpotensi Indonesia semakin didominasi oleh wacana-wacana keagamaan konservatif yang mungkin berujung ekstrem. Kondisi itu tidak relevan untuk mengarungi tantangan modernitas. Ini menjadi warning bagi kita semua untuk mengambil langkah-langkah produktif dan terukur,” jelasnya.
Karenanya, Kamaruddin mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam meregenerasi penulis dengan karakter toleran. “Kita semua harus mengambil kontribusi secara fundamental dalam diskursus atau dalam dinamika kehidupan sosial keagamaan di Indonesia,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



