Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kemenag, Kamaruddin Amin mengimbau penghulu dan penyuluh memanfaatkan media sosial (medsos) untuk menyebarkan kebaikan. Hal itu disampaikan Kamaruddin saat membuka Bimtek Pengelolaan Jejaring Lokal KUA Kecamatan di Jakarta, Rabu (6/10).
Dalam sambutannya, Kamaruddin mengatakan, medsos adalah salah satu instrumen penting di era teknologi yang berkembang pesat seperti saat ini. Menurut dia, lebih dari 50 persen masyarakat Indonesia sudah melek digital.
“Kalau kita lihat dari persentase masyarakat Indonesia, anak-anak yang lahir antara tahun 1990 sampai 2000 mencapai 25 persen dari jumlah penduduk Indonesia sekarang. Ini disebut generasi milenial yang sudah paham tentang teknologi. Maka menjadi keharusan bagi kita memanfaatkan medsos untuk menyebarkan kebaikan,” ujar Kamaruddin.
Belum lagi, kata Kamaruddin, generasi Z atau anak-anak yang lahir rentang tahun 2000 hingga 2010 mencapai 26 persen dari total penduduk Indonesia saat ini yang tak kalah dari generasi milenial dalam memanfaatkan digital. “Jadi 50 persen lebih masyarakat Indonesia sebetulnya sudah paham teknologi,” katanya.
Selain mengimbau untuk memanfaatkan medsos, Kamaruddin juga mengingatkan penghulu dan penyuluh untuk mengikuti akun-akun resmi milik Bimas Islam baik di Facebook, Twitter, Instagram hingga Youtube.
“Bimas Islam punya akun Instagram. Berapa pengikutnya? 33 ribu. Ini sedikit sekali jika dibandingkan dengan jumlah penyuluh di seluruh Indonesia yang mencapai 45 ribu hingga 50 ribu. Belum lagi penghulu yang mencapai 8 ribuan, belum lagi ASN di lingkungan Kementerian Agama yang mencapai 40 ribuan,” katanya.
Kamaruddin menegaskan, akun media sosial Bimas Islam tersebut memuat banyak informasi penting yang dibutuhkan penghulu maupun penyuluh. Untuk itu, ia pun kembali mengingatkan untuk tak segan mengikuti akun-akun resmi dari lembaga negara tersebut.
“Mari sama-sama kita ramaikan akun-akun resmi lembaga negara, termasuk milik Bimas Islam ini, sebab banyak informasi yang disebarkan. Jangan sampai akun-akun resmi lembaga negara ini kalah dari akun-akun medsos milik perorangan,” kata Kamaruddin.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



