Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan, Indonesia merupakan negara besar yang mempunyai beragam suku, agama dan budaya. Kamaruddin optimis Indonesia mampu untuk mengelola kemajemukan tersebut.
“Di antara tantangan fundamental Indonesia sebagai negara bangsa yang sangat majemuk ini adalah bagaimana mengelola perbedaan, me-manage keragaman,” kata Kamaruddin melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (21/4/2021).
Keragaman tersebut kata Kamaruddin harus menjadi sumber kekuatan bangsa. Perbedaan ras, suku, agama dan budaya lanjutnya, jangan menjadi sumber perpecahan.
Kamaruddin mengatakan, untuk merawat kemajemukan dan persatuan bangsa, seorang warga negara harus mempunyai sikap saling menghargai.
“Tak perlu merendahkan orang, kelompok lain untuk menunjukkan kelebihan, tidak perlu menghina untuk dianggap mulia, tak perlu menebar kebencian untuk menuai simpati,” ujarnya.
Kamaruddin menambahkan, seorang warga negara harus mempunyai sikap yang rendah hati, menghormati orang lain dan menghargai setiap perbedaan pendapat.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



