Jakarta, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin menyampaikan, Indonesia merupakan negara yang sangat beragama, meski bukan negara agama.
Hal itu disampaikannya pada kegiatan Dialog Ormas Islam Tingkat Nasional bertema Penguatan Moderasi Beragama untuk Kerukunan Bangsa dan Negara (Perspektif Organisasi Kemasyarakatan Islam), Selasa (30/5/2023) di Jakarta.
“Indonesia bukan negara agama tapi sangat religius. Negara yang menghargai dan menjadikan agama sebagai salah satu pilar yang sangat fundamental dalam kehidupan,” jelas Kamaruddin.
Menurut Kamaruddin, Indonesia sebagai negara yang sangat beragama bisa dilihat dari konstitusinya. Negara ini menempatkan agama pada posisi yang sangat terhormat, fundamental, bahkan negara membentuk Kementerian Agama untuk mengurus persoalan agama.
“Inilah kekhasan, karakteristik Indonesia yang patut kita disyukuri dan banggakan, perlu dirawat bersama-sama supaya kita bisa terus berbakti pada agama, bangsa, dan negara,” tuturnya.
Kegiatan Dialog Ormas Islam Tingkat Nasional bertema Penguatan Moderasi Beragama untuk Kerukunan Bangsa dan Negara (Perspektif Organisasi Kemasyarakatan Islam) ini digelar selama tiga hari, Senin-Rabu (29-31/5/2023) di Jakarta. Kegiatan ini dihadiri 25 perwakilan Ormas Pusat, 65 perwakilan Ormas di 34 provinsi, dan 20 perwakilan Kementerian Agama.
Ba/Mr



