Bogor, bimasislam --- Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin mengingatkan kepada Tim Penilai Penetapan Angka Kredit Penghulu Ditjen Bimas Islam agar memperhatikan karya tulis ilmiah yang dibuat penghulu madya agar jangan sampai plagiasi.
"Karena yang tanda tangan penetapan angka kredit itu saya (Dirjen-red). Saya tidak mau kena batunya kalau nanti ditemukan karya tulis penghulu itu plagiasi," tandas Dirjen pada saat kegiatan Penilaian dan Verifikasi Usul Penetapan Angka Kredit Penghulu Madya, Jum'at (23/3) di Hotel 1o1 Suryakencana, Bogor.
Karena itu menurut guru besar ilmu hadis ini, Tim yang sudah dibentuk ini harus memiliki bank judul karya tulis ilmiah dengan tujuan agar judul yang sudah dibuat tidak digunakan lagi oleh penghulu yang lain.
Dirjen mengatakan, karya tulis ilmiah merupakan syarat khusus yang dibebankan kepada penghulu madya yang akan naik pangkat. Proporsinya mencapai 12 poin yang harus terpenuhi.
Mantan Rektor IAIN Sutan Amai Gorontalo ini mengakui saat ini banyak penghulu yang lalai mengajukan kenaikan pangkat karena sudah merasa kesejahteraannya cukup sebagai imbas diperbaikinya kesejahteraan para penghulu.
Selain itu kata Dirjen, banyak penghulu yang tidak mengajukan kenaikan pangkat karena kondisinya yang memang tidak memungkinkan, seperti di daerah yang peristiwa nikahnya sedikit.
"Saat ini ada 9 tugas penghulu, tapi dari semua itu yg banyak poinnya adalah peristiwa nikah," ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Dirjen juga meminta agar Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 62 Tahun 2005 tentang Jabatan Fungsional Penghulu dan Angka Kreditnya segera direvisi untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan jaman.
Kasubdit Bina Kepenghuluan Zainal Muttaqin menyebutkan, saat ini ada 49 usulan yang diverifikasi dan akan ditetapkan angka kreditnya. Selain kenaikan pangkat ada juga yang akan mutasi dari jabatan fungsional umum ke jabatan fungsional penghulu.
penulis : Insan Khoirul Qolbi
editor : Insan Khoirul Qolbi
foto : bimasislam
penulis : Insan Khoirul Qolbi
editor : Insan Khoirul Qolbi
foto : bimasislam



