Palangka Raya, bimasislam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Muhammadiyah Amin mengungkapkan, indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Kantor Urusan Agama (KUA) sangat bagus. Artinya masyarakat sangat puas dengan layanan unit terdepan Kementerian Agama itu.
“Alhamdulillah hasil survei menunjukan data indeks kepuasan masyarakat atau IKM terkait layanan KUA dalam pencatatan nikah sangat memuaskan karena hampir mencapai angka sempurna,” ucap Muhammadiyah Amin saat membuka Sosialisasi Bantuan Operasional (BOP) dan Regulasi Kelembagaan KUA Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2019 di aula Asrama Haji Al-Mabrur Palangka Raya.
Dikatakan Dirjen Bimas Islam, survei dilakukan oleh Balitbang dan Diklat Kehidupan Keagamaan Kementerian Agama RI pada kisaran bulan Januari – Maret 2018 lalu, dengan sampel 80 KUA dan 800 orang responden dari kalangan masyarakat.
“Untuk sampel ditentukan secara acak menggunakan prosedur stratified randomsampling. Jadi KUA dikelompokan berdasarkan tipologinya kemudian ditentukan sampelnya. Untuk responden dipilih 10 orang masyarakat sebagai pengguna layanan pencatatan nikah di tahun 2018 itu,” ucapnya.
Diungkapkan Dirjen, survei itu dilakukan sesuai amanah Permenpan RB Nomor 14 tahun 2017 bahwa penyelenggara layanan publik wajib melakukan survei kepuasan masyarakat secara berkala minimal satu kali dalam setahun.
Kendati hasil survei menunjukan tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan di KUA sangat tinggi, namun Muhammadiyah Amin meminta seluruh aparatur KUA tidak merasa cepat puas dan terlena, namun justru harus terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Muhammadiyah Amin juga meminta kepada Kepala KUA untuk terus menyiapkan stratregi khusus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara baik dan optimal, agar masyarakat tidak hanya merasa terlayani tetapi juga merasa puas dan bangga dengan pelayanan yang diberikan Kementerian Agama.
Sementara itu, Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Kalteng HM Asbli melaporkan Sosialisasi BOP dan Regulasi Kelembagaan KUA Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2019 diikuti sebanyak 60 peserta terdiri dari Kasi Bimas Islam Kemenag kabupaten/kota se Kalteng, kepala KUA kecamatan, penghulu dan bendahara.
“Sosialisasi ini kita pusatkan di Asrama Haji Al-Mabrur Palangka Raya, diselenggarakan tiga hari mulai tanggal 17-19 Maret 2019,” ucapnya.
/Inmas Kalteng
Penulis : Devi/Rahmat Fauzi
Editor : nhkurniawan
Foto : Inmas Kalteng
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



