Palangka Raya, Bimas Islam --- Untuk melestarikan kesenian Islam di nusantara, Ditjen Bimas Islam melalui Direktorat Penerangan Agama Islam menggelar Festival Seni Budaya Islam (FSBI) di sejumlah daerah, salah satunya Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah.
Kegiatan itu dipusatkan di halaman Masjid Raya Darussalam dibuka oleh Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin ditandai dengan penabuhan alat musik rebana, Minggu (28/7/2019) malam.
Dalam sambutannya, Muhammadiyah Amin mengatakan Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Islam akan terus mendorong pengembangan dan pelestarian seni dan budaya Islam di Indonesia.
Ini penting agar seni budaya Islam nusantara bisa terus eksis di tengah gempuran globalisasi dan teknologi yang terus mengikis sendi-sendi nilai kebudayaan dan kesenian masyarkat Indonesia yang religius.
“Seperti Persarawi untuk umat Protestan, Pesparani untuk umat Katolik, maka Festival Seni Budaya Islam (FSBI) ini saya kira sangat penting untuk menjaga eksistensi kesenian dan kebudayaan masyarakat Islam,” ucapnya.
Ia berharap melalui FSBI yang digelar di daerah-daerah, akan muncul kesenian-kesenian khas setiap daerah yang bernuansa islami yang dapat diterima masyarakat untuk dikembangkan dan dijadikan media syiar Islam.
Sementara Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, H Masrawan menyampaikan ucapan terimakasih Kalteng dipilih menjadi tempat penyelenggaraan FSBI ini. Ia berharap kegiatan itu semakin menumbuhkan kecintaan umat Islam di Bumi Tambun Bungai terhadap kesenian dan kebudayaan islami yang penuh pesan moral, akhlak, keimanan dan persaudaraan yang bersumber dari Alquran dan hadis.
“Kita berharap festival ini menjadi bagian dari upaya pembinaan umat dalam membendung kemerosotan akhlak dan memotivasi kaum remaja agar terhindar dari pengaruh negatif budaya luar yang bisa merusak moral dan akhlak mereka,” ucapnya.
Sementara Ketua Panitia, HM Asbli melaporkan kegiatan itu diikuti sekitar 350 peserta dari beberapa kabupaten/kota di Kalteng.
Festival yang dilaksanakan Subdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Direktorat Penerangan Agama Islam ini, berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 28-30 Juli 2019 dan mempertandingkan dua cabang lomba yaitu hadrah kontemporer dan shalawat habsy.
Sumber: Inmas Kalteng
Penulis: rahmat fauzi
Editor: rahmat fauzi
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



