Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin menjelaskan, menjadi umat yang bertakwa adalah komitmen personal untuk selalu berada di jalan Allah SWT.
“Bertakwa adalah personality cognitive untuk selalu melaksanakan perintah Allah SWT, kita sebagai khalifah Allah di muka bumi maka harus menjalankan apa yang diperintahkan-Nya, begitu juga kita sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan profesi apapun harus mampu mengemban amanah dengan baik,” ujar Kamaruddin saat memberikan sambutan pada acara “Pembinaan Rohani Islam” bagi pegawai di Ditjen Bimas Islam, di Gedung Kemenag, Jl. MH. Thamrin No. 6, Jakarta, Senin (10/5).
Ketakwaan seorang ASN, lanjut Kamaruddin, sebenarnya diukur dari sejauh mana ia bisa menciptakan kemaslahatan, jadi ketakwaan seseorang dilihat dari kemaslahatan yang ia berikan kepada kemanusiaan, seperti yang dikatakan hadis, Khoirunnas Anfauhum Linnas, yaitu sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain.
“Agar kita bisa memberikan kemaslahatan, maka berikan kinerja yang terbaik, untuk memberikan yang terbaik tentu kita harus memiliki kapasitas dan kompetensi, supaya kita profesional, oleh sebab itu saya kira yang terbaik yang bisa kita lakukan adalah do your best apa pun amanah yang kita emban, itulah bagian dari refleksi takwa,” ujarnya.
Wakil Rais Syuriah PWNU Sulawesi Selatan 2018-2023 itu menambahkan, puasa yang dilakukan pada bulan Ramadan ini seharusnya berkontribusi konkret dalam meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas atau amanah apa pun yang diberikan sebagai ASN.
“Semoga puasa Ramadan ini berhasil membentuk kepribadian dan karakter kita, membentuk manusia-manusia yang bertakwa yang selalu merasakan kehadiran Tuhan di mana pun kita berada, karena segala yang kita lakukan, kita ucapkan, dan setiap tarikan nafas selalu dalam pantauan Allah SWT. Sehingga integritas adalah hal sangat fundamental yang harus terus diikhtiarkan dalam kehidupan kita,” pungkasnya.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



