Makassar, Bimas Islam – Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin mengungkapkan, Kepala Kantor Kemenag (Kakankemenag) Kabupaten/Kota merupakan playmaker program Kemenag di daerah. Program Kemenag tidak akan bisa terwujud tanpa peran dari Kakankemenag.
Demikian disampaikan Dirjen saat berbicara pada kegiatan Konsolidasi Kelembagaan KUA dan Manajemen Kinerja Pimpinan Satker Tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia Batch 4 Angkatan VII di Makassar, Sabtu (24/6/2023).
“Kabid di Provinsi dan Kasi-kasi di daerah tidak bisa mengeksekusi program tanpa dukungan dan keterlibatan maksimal dari Kakankemenag. Kita perlu mengajak semuanya untuk mengambil peran dalam mewujudkan program-program Kemenag,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Kamaruddin juga mengatakan, agama harus bisa diwujudkan dan direfleksikan dalam bentuk kegiatan dan program demi mendukung pembangunan kualitas bangsa dan negara.
“Indonesia negara bangsa yang sangat religius. Meski demikian, Indonesia bukan negara agama, bukan negara Islam. Bukan pula negara sekuler tapi negara yang sangat beragama, sehingga kehidupan beragama menjadi sangat fundamental,” tuturnya.
“Dalam Konstitusi, agama menduduki posisi yang sangat terhormat dan strategis. Produk undang-undang banyak terkait dengan agama. Karenanya, Kementerian Agama hadir di seluruh Indonesia,” imbuhnya.
Kegiatan Konsolidasi Kelembagaan KUA dan Manajemen Kinerja Pimpinan Satker Tingkat Kabupaten/Kota Batch 4 Angkatan VII ini dihadiri 81 Kakankemenag Kabupaten/Kota se-Sulawesi, digelar di Makassar selama tiga hari, Kamis-Sabtu (22-24/6/2023).
Ba/Mr
*Fotografer; Rizal
*Fotografer; Rizal



