Bogor, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin menyampaikan tolok ukur keberhasilan Penyuluh Agama Islam (PAI). Menurut Dirjen, salah satu alat ukur keberhasilan PAI bisa dilihat dari indeks kesalehan umat.
"Salah satu ukuran keberhasilan seorang Penyuluh Agama Islam adalah dengan melihat indeks kesalehan umat. Semakin kondusif atau stabil kondisi keberagamaan di tengah masayarakat, maka dapat dikatakan Penyuluh Agama Islam telah sukses dalam menjalankan tugas dan fungsinya," ungkap Dirjen saat menyampaikan arahan dalam Penyusunan Literasi Penyuluh Agama Islam Tahap 1 di Bogor, Selasa (6/4/21).
Dirjen mengingatkan kepada para penyuluh terkait efek globalisasi yang menjadi masuknya paham-paham keagamaan dari luar Indonesia. Negara, lanjut Dirjen, berharap agar Penyuluh terus menjadi penerang di tengah masyarakat.
"Negara berharap memiliki penyuluh berkualitas yang mampu menjadi penerang di tengah masyarakat. Penyuluh harus mampu menghargai profesinya sebagai profesi terhormat dengan memiliki perilaku yang terhormat," tambahnya.
Guna mencapai harapan itu, Dirjen memberikan arahan agar penyuluh senantiasa melakukan peningkatan kapasitas keilmuan dengan terus membaca literatur dan realitas.
"Semuanya itu dapat terjadi jika penyuluh memiliki komitmen, integritas, dan terus melakukan upaya akumulasi intelektual. Kementerian Agama menaruh harapan besar agar penyuluh mampu menjadi ujung tombak yang berkualitas di tengah umat," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



