Depok, bimasislam --- Penganugerahan Kantor Urusan Aagama (KUA) Teladan Tingkat Nasional dipastikan akan kembali digelar pada tahun ini. Keberadaan KUA Teladan dianggap menjadi salah satu bukti pemerintah terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Muhammadiyah Amin saat memberi arahan pada acara Penyusuan Regulasi Kelembagaan KUA, di Depok, Senin (4/3).
“Eksistensi KUA dalam memberikan pelayanan telah menegaskan hadirnya negara di tengah-tengah masyarakat, hadir dengan semangat melayani,” ujar Dirjen.
Ada yang berbeda dalam penilaian KUA Teladan 2019 yaitu selain visitasi ke KUA, pemeriksaan dokumen dan wawancara, pada tahun ini para peserta KUA Teladan Nasional akan mendapatkan pemantauan kedisiplinan individu berdasarkan sistem kepegawaian serta berinovasi dengan membuat video dokumenter layanan.
Penganugerahan KUA Teladan Nasional Tahun ini mengusung tema besar yaitu “Moderasi Beragama, Kebersamaan Umat dan Integrasi Data”. Adapun kriteria penilaian mengacu pada aspek inovasi layanan publik dan tata kelola manajemen.
Rencananya, Penganugerahan KUA Teladan akan dilaksanakan pada bulan Agustus yang bertepatan dengan Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia. Diikuti oleh perwakilan dari 34 Provinsi se Indonesia.
Penulis: Syamsuddin
Editor: Jaja Zarkasyi
Foto: bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



