Tangerang, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin mengungkapkan, fungsi kelembagaan Kantor Urusan Agama (KUA) akan menjadi sentra pengembangan ekonomi umat di masa depan.
Demikian dikatakannya saat memberikan arahan pada acara “Revitalisasi KUA Melalui Program dan Layanan Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Angkatan 1” di Tangerang, Jumat (30/4).
“Dari sisi kelembagaan, program yang bisa disinergikan yaitu Direktorat Zawa (Zakat dan Wakaf), salah satu pengembangan ekonomi umat. Saya juga sudah meminta Dirzawa untuk mengkaji secara serius tentang potensi KUA-KUA ini menjadi UPZ (Unit Pengumpul Zakat) yang nanti akan bekerja sama dengan Baznas,” ujar Kamaruddin.
Menurut Kamaruddin, KUA yang letaknya sangat lekat dengan masyarakat, yaitu di tingkat Kecamatan yang memiliki binaan cukup besar, adanya Penyuluh Agama untuk secara terus menerus memberikan literasi dan pencerahan kepada masyarakat.
“Selain itu, bisa mengajak masyarakat untuk menghidupkan filantropi Islam untuk menghidupkan keuangan sosial atau Ziswak (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf), kalau ini bisa diwujudkan tentu UPZ bisa berfungsi sebagai sentra pusat pengembangan ekonomi umat, yang akan mensejahterahkan yang akan membina masyarakat yang ada di sekitarnya,” paparnya.
Doktor Rheinischen Friedrich Wlhems Universitaet Bonn, Germany itu berharap, KUA benar-benar bisa menjadi pusat pengembangan ekonomi umat, pihaknya menjelaskan, hal tersebut akan terus dikaji visibilitasnya untuk mengambil sebuah kebijakannya.
Sebagai Informasi, acara yang digelar selama tiga hari, Kamis-Sabtu 29 April – 01 Mei 2021 ini juga dihadiri oleh 100 peserta dari 8 perwakilan Provinsi DKI Jakarta, Jawa barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Lampung, Sulawesi Selatan, dan Banten. 100 peserta tersebut terdiri dari Kepala KUA, Penghulu, Penyuluh Agama Islam dan Operator, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



