Cirebon, Bimas Islam -- Kantor Urusan Agama (KUA) memiliki peran sentral dalam kehidupan masyarakat. Seluruh layanan di Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) terkoneksi satu sama lain.
Demikian disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam), Kamaruddin Amin dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) bagi KUA Revitalisasi Wilayah Sumatra Barat, Jawa Barat, dan Jawa Timur di Cirebon, Jumat (14/7/2023).
“Peran KUA sangat sentral dalam kehidupan masyarakat. KUA melayani dengan tulus dan sepenuh hati. Seluruh layanan, baik dari Direktorat Urais dan Binsyar, Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Direktorat Zawa, serta Direktorat Penais terkoneksi dengan KUA,” paparnya, Jumat (14/7/2023).
Menurut Dirjen, KUA menjadi indikator kesuksesan Kementerian Agama.
“Sukses tidaknya Kemenag ditentukan dari kesuksesan KUA melayani masyarakat. Kalau kita memainkan peran secara maksimal, maka kontribusi kita akan sangat besar terhadap masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
“Selain itu, KUA juga mesti mampu memberi kebahagiaan kepada masyarakat,” sambung Dirjen.
Selain maksimal memberi layanan, KUA juga didorong jadi pusat pengembangan ekonomi umat.
“Saya berharap, KUA menjadi wadah masyarakat untuk mendapat bantuan layanan dan peningkatan ekonomi umat. Untuk itu, kita perlu bersinergi dengan BAZNAS dan LAZ-LAZ se-Indonesia,” pintanya.
“KUA ini sangat kaya dengan program, Kita perlu menunjukkan komitmen bersama bagaimana KUA ini diperluas fungsinya. KUA sukses, Indonesia sukses,” pungkas Dirjen.
Wcp/Mr



