Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan, masjid harus mengakomodir penceramah yang memiliki pemahaman moderat.
"Masjid sekali lagi harus konsern dalam hal-hal sepeti ini dalam memilih penceramah, dalam membuat aktifitas kegiatan di masjid, musola, menghadirkan penceramah yang moderat," kata Kamaruddin di Jakarta, Rabu (19/5/2021).
Kamaruddin menambahkan, penceramah yang memiliki pemikiran yang moderat akan melahirkan masyarakat yang moderat.
"Mengakomodir penceramah yang menganjurkan agama yang toleran, ceramah yang baik, tidak menyebarkan kebencian," ujarnya.
Masjid lanjut Kamaruddin harus turut berkontribusi menjaga persatuan bangsa dan menyebarkan wacana moderasi beragama. Salah satunya dengan menghadirkan penceramah yang moderat.
"Penceramah yang tidak menghasut, apalagi ingin mengganti konstitusi, mengganti kesepakatan bersama, mengganti Pancasila, merubah dasar negara," tandasnya.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



