Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin mengatakan, muslim yang ideal adalah mereka yang bisa membuat orang lain merasa nyaman, tenang, dan aman dari lidahnya. Artinya membangun komunikasi sosial yang baik merupakan bagian dari ajaran Islam.
Hal itu dikatakannya dalam acara kajian rutin virtual seri ke-8 kitab Shahih Bukhari bertema ‘Islam Sebagai Agama yang Damai’ yang ditayangkan langsung melalui akun Youtube Bimas Islam TV, Ahad (7/11/2021) malam.
“Kalau kita bicara tentang Islam, tidak hanya bicara tentang akidah, syariat, dan juga akhlak, tapi juga bicara tentang tatakrama tentang cara berinteraksi, berperilaku, dan cara bergaul dalam Islam,” katanya.
Begitu juga untuk mendeskripsikan seorang muslim, menurut Dirjen, tidak cukup dengan melihat cara mereka beribadah, tetapi yang tak kalah pentingnya adalah cara mereka bergaul. “Jadi orang Islam adalah orang yang selalu merefleksikan kedamaian, kasih sayang, kebahagiaan,” ungkapnya.
Guru Besar UIN Alauddin Makassar itu menambahkan, jangan sampai karena memiliki otoritas atau jabatan, lantas seenaknya membuat orang lain merasa tidak nyaman karena ucapan atau perbuatannya.
“Pada seri ke-7 pekan lalu kita juga menjelaskan filosofi menyampaikan salam kepada orang lain. Ketika kita menyampaikan salam kepada orang lain, berarti kita memberikan garansi rasa aman kepada orang lain. Jadi betapa Islam memiliki konsep yang sangat fundamental untuk menata kehidupan sosial umatnya,” ujarnya.
Dikatakan Dirjen, jika umat Islam mengamalkan konsep itu, maka Islam mengejawantah sebagai agama yang damai, membahagiakan, dan menyenangkan karena agama itu sesuai dengan fitrah.
“Jadi kalau kita hidup dalam keagamaan yang baik atau sesuai dengan konsep ajaran Islam, maka itu sesuai dengan fitrah kita dan itu pasti menyenangkan,” pungkasnya.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



