Cirebon, Bimas Islam -- Masjid Pelopor Moderasi Beragama (MPMB) mesti mampu memperkuat Islam wasathiyah.
Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam), Kamaruddin Amin dalam kegiatan Semiloka Penguatan Peta Jalan Kemasjidan 2023 bertajuk Masjid Pelopor Moderasi Beragama, Masjid Ramah, dan Inovasi Revitalisasi Peran Masjid untuk Kemaslahatan di Cirebon, Kamis (13/7/2023).
“Sebaik-baik tempat untuk melakukan penguatan cara berpikir wasathiyah adalah masjid, karena mayoritas masyarakat banyak beraktivitas di masjid,” ujarnya.
Selain itu, imbuh Dirjen, kehadiran program MPMB akan memberi gairah pada kegiatan keagamaan.
“Penguatan Islam wasathiyah melalui program MPMB akan memberi gairah pada kegiatan-kegiatan keagamaan agar lebih hidup,” tuturnya.
Lebih lanjut disampaikan Dirjen, MPMB juga perlu merespons kondisi aktual kehidupan keagamaan dan kebangsaan.
“Kondisi aktual kehidupan saat ini perlu direspons dengan cepat. MPMB juga mesti mampu menjawab ragam permasalahan keagamaan dan kebangsaan,” ucapnya.
Dirjen berharap, MPMB bisa memberdayakan dan memakmurkan masjid.
“Kalau MPMB mampu memakmurkan dan memberdayakan masjid, maka secara otomatis jemaahnya juga akan ikut berdaya. Upaya ini menjadi instrumen penguat dan pemersatu bangsa,” tuturnya.
Wcp/Mr



