Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kamaruddin Amin mengatakan, Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) sebagai salah satu agenda nasional yang dilakukan Kemenag, menjadi salah satu instrumen perkenalkan Islam damai kepada dunia.
Hal itu dikatakannya saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Hakim dan Panitera Pekan Tilawatil Qur'an (PTQ) RRI tingkat nasional ke-52 tahun 2022 di Jakarta, Rabu (30/3/22).
"MTQ maupun PTQ adalah sarana untuk memberikan kontribusi wujudkan perdamaian, ketenteraman, dan kerukunan di Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi cermin bahwa Islam agama yang mengajarkan toleransi, menyejukkan, dan menghadirkan kebahagiaan serta keindahan," paparnya.
Dijelaskannya, pelaksanaan MTQ di Indonesia sangat semarak dan masif. Sebab dilakukan di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat nasional.
"Hal itu menjadi salah satu karakteristik dan citra Islam di Indonesia, serta kekhasan yang tidak dimiliki negara mana pun di dunia ini," jelasnya.
Ia menegaskan, karakteristik itu harus dirawat dan diikhtiarkan agar gelaran MTQ, STQH (Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits), maupun PTQ betul-betul menjadi instrumen meningkatkan kualitas kesalehan umat, kehidupan beragama, dan toleransi di indonesia.
Sebagaimana diketahui, gelaran PTQ 2022 RRI merupakan kerja sama Kementerian Agama RI, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, serta beberapa instansi pemerintah, dan swasta.
PTQ RRI tingkat nasional akan digelar di Takengon pada 13-17 Ramadan 1443H/2022. Acara tersebut diperediksi akan diikuti oleh 400 Qari dan Qariah terbaik se-Indonesia.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



