Banten, bimasislam --- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) merupakan wahana silaturahim yang diharapkan memberi pengaruh positif terhadap kesatuan dan persatuan bangsa, demikian kata Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin saat memberikan sambutan pada Pembukaaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Banten XV, Senin malam (16/04).
MTQ merupakan perhelatan akbar di tanah air, yang penyelenggeraannya dilaksanakan oleh Pemerintah bersama masyarakat dan partisipasi lembaga-lembaga keagamaan. “Penyelenggaraan MTQ bertujuan mendorong umat Islam mempelajari kitab suci Al Qur’an sebagai pedoman hidup, dan selanjutnya memahami dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari”, lanjut Dirjen.
Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin selaku Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Nasional berharap dengan MTQ ini bukan saja melahirkan anak-anak bangsa yang berprestasi, tetapi juga sebagai ajang edukasi bagi generasi muda agar jiwa dan perilakunya dekat dengan Islam sebagai pandangan hidupnya yang berasas pada Al Quran.
Makna dari kegiatan MTQ adalah untuk memperkuat syiar Islam dan menanamkan pengetahuan Islam bagi masyarakat. Kitab suci Al-Qur’an tidak hanya berisi prinsip-prinsip keimanan, tetapi juga sumber nilai-nilai universal, ilmu pengetahuan, hingga hikayat kehidupan, yang dikemas dengan bahasa yang indah, penuh dengan filosofi keteladanan, serta pesan moral yang luhur dan agung, jelas Dirjen.
Dirjen menambahkan, pemahaman atas arti dan makna Al Qur’an secara lengkap dan utuh menjadikan kita semua, kaum muslimin dan muslimat dapat menjalani kehidupan di dunia sesuai dengan tuntunan Illahi.
Pelaksanaan MTQ perlu dilihat lebih jauh sebagai pemberi warna kehidupan masyarakat dengan nilai-nilai dan etika sosial yang bersumber dari Al Quran,agar MTQ tidak dipandang menjadi rutinitas kolosal yang kehilangan makna dan nilai substansinya, tegas Dirjen
Pembukaan MTQ tingkat Provinsi Banten dilaksanakan di Masjid Raya Al Bantani, Komplek Pusat Pemerintahan Provinsi Banten yang dihadiri sekitar 3.000 tamu undangan dari berbagai kalangan.
Peserta MTQ tingkat Provinsi Banten berjumlah lebih dari 440 peserta yang merupakan perwakilan kabupaten/kota yang ada di Provinsi Banten, dengan 161 orang dewan juri untuk 9 cabang lomba.
Hadir dalam Pembukaan MTQ tingkat Provinsi Banten ini Gubernur Provinsi Banten, Wakil Gubernur Provinsi, dan Kakanwil Kemenag Provinsi Banten.
Penulis : UdinS
Editor : nhkurniawan
Foto : bimassilam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



