Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin optimis gerakan zakat, infak, sedekah dan wakaf yang menjadi program Kementerian Agama mampun menjadi solusi dalam mengatasi kemiskinan.
“Kita optimis bagaimana Ziswaf ini menjadi solusi mengentaskan kemiskinan, bagaimana Ziswaf ini bisa berfungsi instrumental untuk tujuan itu, meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kamaruddin di Jakarta, Jumat (7/5/2021).
Kamaruddin menyebut, potensi dana Ziswaf sangat besar jika dikelola dengan maksimal. Salah satu contohnya lanjut Kamaruddin zakat dan wakaf bagi ASN, TNI-Polri dan pegawai BUMN-BUMD.
“Kalau ini dilaksanakan, itu potensinya mencapai Rp15 triliun setiap tahun, itu sudah di dengan mudah dikumpulkan,” ujar Kamaruddin.
Kamaruddin menambahkan, pemerintah saat ini tengah menyiapkan Perpres Zakat bagi ASN, TNI-Polri dan pegawai BUMN-BUMD. Perpres ini diharapkan menjadi salah satu solusi dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



