Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin optimis gerakan zakat, infak, sedekah dan wakaf yang menjadi program Kementerian Agama mampun menjadi solusi dalam mengatasi kemiskinan.
“Kita optimis bagaimana Ziswaf ini menjadi solusi mengentaskan kemiskinan, bagaimana Ziswaf ini bisa berfungsi instrumental untuk tujuan itu, meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kamaruddin di Jakarta, Jumat (7/5/2021).
Kamaruddin menyebut, potensi dana Ziswaf sangat besar jika dikelola dengan maksimal. Salah satu contohnya lanjut Kamaruddin zakat dan wakaf bagi ASN, TNI-Polri dan pegawai BUMN-BUMD.
“Kalau ini dilaksanakan, itu potensinya mencapai Rp15 triliun setiap tahun, itu sudah di dengan mudah dikumpulkan,” ujar Kamaruddin.
Kamaruddin menambahkan, pemerintah saat ini tengah menyiapkan Perpres Zakat bagi ASN, TNI-Polri dan pegawai BUMN-BUMD. Perpres ini diharapkan menjadi salah satu solusi dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag: Sulsel Berpeluang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Syariah di Wilayah Timur Indonesia
Makassar, Bimas Islam — Sulawesi Selatan berpeluang menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia. Potensi tersebut…



