Palembang, Bimas Islam --- Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) RI Kamaruddin Ami memberikan pembinaan kepada aparatur sipil negara (ASN) Kemenag Sumsel di Aula MAN 3 Palembang, Sabtu (1/5). Pada kesempatan tersebut, Kamaruddin Amin memaparkan program-program unggulan Bimas Islam dalam rangka penguatan peran KUA.
Menurut Kamaruddin Amin, Kemenag dalam hal ini Dirjen Bimas Islam menginginkan KUA ke depan semakin berfungsi instrumental dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. KUA hendaknya tidak sekadar berfungsi mencatat peristiwa nikah, namun juga memiliki fungsi-fungsi lain yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
“Kita ingin melakukan diversifikasi fungsi di mana KUA nantinya tidak hanya berfungsi mencatat peristiwa nikah, namun juga bisa berfungsi sebagai pusat pengembangan ekonomi umat. Potensi zakat, wakaf, infak, dan sadakah akan kita kapitalisasi dan itu potensinya besar sekali. Jadi, insya Allah KUA ke depan akan menjadi tempat yang betul-betul bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Kamaruddin Amin, KUA juga akan dijadikan rumah moderasi beragama, di mana KUA menjadi tempat mendesiminasikan pemahaman keagamaan masyarakat dengan baik. Menurutnya, para penyuluh-penyuluh agama yang berkantor di KUA memegang peran penting dalam mewujudkan moderasi beragama.
“Kita juga ingin KUA menjadi tempat konsultan keluarga, menjadi pusat ketahanan keluarga. Sebab ketahanan keluarga menjadi kunci ketahanan nasional. Jadi, ke depan KUA akan kita transformasi menjadi kantor yang memberikan layanan publik dan layanan keagamaan yang tidak hanya berkualitas dan bermutu, namun juga berbagai fungsi,” terang Kamaruddin Amin.
Guna mewujudkannya, menurut Kamaruddin Amin, Bimas Islam akan melakukan sejumlah treatment atau sejumlah program afirmatif. Di antara program prioritas yang akan dilakukan adalah revitalisasi di semua hal, termasuk infrastruktur, peningkatan kapasitas SDM, transformasi di bidang layanan, teknologi informasi dan lain sebagaainya. “Ini pekerjaan besar yang tentu tidak bisa selesai dalam waktu sehari dua hari atau sebulan dua bulan. Butuh proses, tetapi kita telah memiliki grand desain yang lengkap, tingal kita akan melaksanakannya sesuai kemampuan kemampuan anggaran kita,” tuntas Kamaruddin Amin.
Kegiatan pembinaan sendiri dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Sumsel Mukhlisuddin, Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel Abadil, Para Kepala Bidang, Para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, dan pejabat eselon IV Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Sumsel.
“Kita tentu sangat senang dan gembira atas kesediaan Bapak Dirjen Bimas Islam memberikan pencerahan dan pembinaan kepada ASN Kemenag Sumsel. Terima kasih banyak. Mudah-mudahan dengan pembinaan ini semakin memotivasi ASN Kemenag Sumsel untuk terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat di berbagai bidang layanan, termasuk pelayanan di Kantor Urusan Agama,” tutur Mukhlisuddin.
(sumsel.kemenag.go.id)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



