Yogyakarta, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin menyampaikan, KUA sebagai kantor layanan keagamaan masyarakat terdepan, akan bertransformasi ke arah digital. Hal tersebut harus dipastikan berjalan optimal.
Hal itu disampaikannya pada Senin, (29/5/2023), pada kegiatan Bimtek Pengelolaan Sistem Informasi Pada KUA Revitalisasi Wilayah DIY, yang diikuti 103 peserta dari KUA Revitalisasi wilayah DIY.
"Kebijakan Kementerian Agama, khususnya Bimas Islam, harus memastikan bahwa transformasi digital Kantor Urusan Agama berjalan dengan baik," ucapnya.
Menurutnya, transformasi digital harus diiringi dengan komitmen semua pihak yang terlibat.
"Saya yakin, kalau kita bersama-sama, jika semua punya komitmen, kita bisa menjalankannya," tegasnya.
Ia melanjutkan, transformasi digital tidak hanya dilakukan pada sisi layanan keagamaan, tapi juga pada proses bisnis yang mendorong ekonomi umat.
"Di samping itu, selain layanan yang harus menyentuh masyarakat, juga proses bisnis yang harus berbasis digital," tuturnya.
Ia optimis, KUA ini menjadi kantor layanan publik yang bermutu, berkualitas, dan kehadirannya betul-betul dirasakan masyarakat.
Msk/Mr



