Wajo, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin menyambut baik kelulusan lebih 18 ribu Penyuluh Agama Islam (PAI) dalam pelatihan pendamping Proses Produk Halal (PPH) yang digelar Badan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (BPJPH) pada Jumat, (22/2/2023) lalu. Kamaruddin mengatakan, pihaknya akan tetap berkolaborasi dengan BPJPH dalam pendampingan PPH. Ia berharap, para Penyuluh turut berkontribusi dalam kolaborasi tersebut.
“Kita berkolaborasi karena BPJPH tidak punya 'peluncur', tidak punya 'pejuang' di bawah. Kita harap para Penyuluh bisa membantu, karena ini tujuannya sama, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ungkapnya saat ditemui usai peresmian Kampung Zakat di Desa Pammana, Wajo, Sulawesi Selatan, Jumat (24/02/2023).
Kamaruddin juga mengatakan, kolaborasi Bimas Islam dan BPJPH terjalin karena visi yang sejalan di bawah Kementerian Agama.
“Kita terus berkoordinasi dan berkolaborasi karena memang kita satu visi sesama Kementerian Agama. Kita tentu mengajak semua pihak untuk berkontribusi," katanya.
Diketahui pada 22 Februari 2023, sebanyak 18.092 dari 26 ribu Penyuluh Agama dinyatakan lulus sebagai pendamping PPH setelah mengikuti pelatihan dan ujian yang digelar BPJPH Kemenag. Pelatihan yang dihelat secara Daring ini terselenggara dalam 2 Batch.
“Di Batch 1 yang lulus sejumlah 13.657 orang, sementara Batch 2 lulus sebanyak 4.435 orang. Total penyuluh agama yang lulus sebagai pendamping PPH sebanyak 18.092 orang," ujar Kepala BPJPH M Aqil Irham, Jumat (2/22/2023).
“Alhamdulillah proses pelatihan masal serentak yang dilakukan secara daring oleh BPJPH telah selesai pada 20 Februari 2023. Berdasarkan evaluasi, dari 26 ribu penyuluh agama yang mendaftar, sebanyak 18.092 orang dinyatakan lulus,” imbuhnya.
Para Penyuluh Agama yang lulus akan tergabung dalam 153 Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LPPPH) yang tersebar di seluruh Indonesia. Mereka akan mendampingi secara langsung pelaku usaha untuk memperoleh sertifikasi halal gratis di tahun 2023.
“Para pendamping ini bisa langsung bekerja mendampingi pelaku usaha untuk memperoleh sertifikasi halal gratis (SEHATI) di 2023 ini,” ujar Aqil.
Ba/Mr



