Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin, mendampingi Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menerima kedatangan Sekretaris Jenderal International Islamic Fiqih Academy (IIFA) Koutoub Moustapha Sano, lembaga yang berafiliasi ke OIC (Organisation of Islamic Cooperation) yang bermarkas di Jeddah.
"Tadi saya mendampingi Menag menerima Sekjen IIFA dan rombongan. Kita sangat menyambut baik kunjungan ini, apalagi Indonesia diminta untuk menempatkan perwakilan di IIFA," kata Kamaruddin di Jakarta, Selasa (8/6/2021).
Kamaruddin menambahkan, Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Indonesia sambung Kamaruddin, juga mempunyai kepentingan dalam mewujudkan Islam yang wasathi, yang juga merupakan visi dari lembaga tersebut.
"Tadi Pak Menteri juga menyampaikan sebagai negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia, Indonesia selayaknya dapat berkontribusi dalam kehidupan keagamaan di tingkat global,” ujar Kamaruddin.
Kamaruddin menerangkan, Islam wasathi yang merupakan visi lembaga tersebut sama dengan program moderasi beragama yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Agama.
"Moderasi beragama itu istilah globalnya adalah wasathiyah Islam, paham keagamaan yang moderat," tandas Kamaruddin.
Pertemuan IIFA dengan Menteri Agama tersebut di gelar di Gedung Kementerian Agama, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat. Dalam kunjungan itu, Sekjen IIFA didampingi oleh, Penasihat Khusus Sekjen Omar Zuhair Hafiz, Direktur Urusan Keluarga, Wanita, Anak, dan Manula Sarah Amjd Badewi, dan Kepala Departemen Keuangan IIFA Alhamdulillah Khalid Ahmed.
Sementara Menag, selain didampingi Dirjen Bimas Islam, juga didampingi oleh Staf Khusus Menag Abdul Rochman, Staf Khusus Menag Wibowo Prasetyo, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Moh. Agus Salim, Direktur Sosial Budaya dan Organisasi Internasional Negara Berkembang Kemenlu Penny D. Herasati, Plt Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Imam Syaukani, dan interpreter M. Adib Abdushomad.
(Fadly)
Sumber Foto: Website Kementerian Agama
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



