Kota Ternate, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam, Kamaruddin Amin menyatakan, bacaan Al-Qur'an yang akan dilantunkan peserta Seleksi Tilawatil Qur'an Nasional (STQN) ke-26 di Maluku Utara (Malut) merupakan salah satu sumber imunitas bagi tubuh.
"Membaca ayat-ayat Al-Qur'an membuat hati seseorang tenang. Membaca ayat Allah itu menenangkan hati. Menenangkan hati itu imunitas," ungkap Dirjen saat ditemui di Kota Ternate, Senin (28/6/21).
Dirjen menjelaskan, upaya peningkatan imunitas tubuh melalui pembacaan Al-Qur'an merupakan pelengkap bagi beragam ikhtiar lahir yang sudah diterapkan. Katanya, harus ada paduan antara ikhtiar secara ilmiah dan batin.
"Siapa yang membaca Al-Qur'an hatinya tenang dan pasti imunitasnya meningkat. Membaca Al-Qur'an itu salah satu ikhtiar yang kita lakukan, disamping berdoa, dan menerapkan protokol kesehatan," tambahnya.
Dirjen juga berharap, pelaksanaan STQN ke-26 secara khusus menjadi kontribusi bagi pencegahan Covid-19 karena berperan dalam meningkatkan imunitas tubuh peserta dan yang menyaksikan secara langsung.
"Selain pendekatan scientific, pendekatan spiritual juga harus kita lakukan. Mudah-mudahan ini bisa berkontribusi dalam menangani Covid-19," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



