Brebes, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan, santri memiliki peran yang penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal tersebut dikatakannya saat memberikan motivasi di depan hadapan Santri Al Hikmah 1 Bendra, Brebes, Jawa Tengah.
“Indonesia membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) berlatang belakang santri. Pasalnya identitas santri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sangat penting,” katanya saat diwawancarai tim bimasislam di Yogyakarta, Jumat (25/6).
Dirjen berpesan kepada seluruh santri, agar mereka bangga dengan pilihannya menjadi santri. Sebab santri adalah identitas bangsa Indonesia.
Dirjen mengingatkan agar santri selain mempelajari kitab kuning, juga harus menguasai kitab putih.
“Ilmu kitab putih adalah dinamika sosial keagamaan, tata negara, dan struktur negara. Sehingga bisa berkontribusi lebih fundamental dalam realitas kehidupan bermasyarakat dimanapun kita berada,” ujarnya.
Dirjen menyatakan, momen di pesantren Al Hikmah 1 mengingatkannya saat menjadi santri era 1984-1990 di Ponpes As’adiyah Sulawesi Selatan.
“Kenangan saya puluhan tahun lalu saat di pesantren teringat saat mengisi materi di Al Hikmah. Saya merasa melihat saya kecil duduk di antara kalian,” kenangnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



