Samarinda, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin menyampaikan, Indonesia merupakan negara yang paling ideal untuk mempraktikkan cara beragama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hal itu disampaikannya saat mengukuhkan Pengurus Wilayah Majelis Dai Kebangsaan (MDK) Provinsi Kalimantan Timur Masa Bakti 2023-2026 di Samarinda, Jumat (28/7/2023).
Kamaruddin menjelaskan, ulama di Timur Tengah memang produktif. Mereka banyak menulis buku dan kitab monumental yang dibaca dan dipelajari di seluruh dunia. “Tapi mereka tidak terjun ke masyarakat. Mereka tidak membina majelis taklim, tidak langsung membina masyarakat,” ujarnya.
"Banyak ulamanya menulis buku, dibaca di kampus-kampus dunia, tapi tidak aktif berkontribusi dalam dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara," imbuhnya.
Sementara, terang Dirjen, ulama dan sarjana-sarjana muslim di Indonesia aktif berdakwah di masyarakat.
“Di Indonesia, ulama dan sarjananya tidak menulis buku global, tapi mereka membina pondok pesantren dan majelis-majelis taklim,” jelasnya.
Indonesia, menurut Dirjen, memiliki infrastruktur sosial yang kokoh, sehingga harus dirawat dan dipelihara bersama-sama.
Ba/Mr



