Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam, Kamaruddin Amin ingin amil dan nazir menjadi profesi favorit bagi para generasi muda.
“Amil dan nazir menjadi profesi favorit bagi talenta muda, favorit bagi para alumni dari perguruan tinggi yang berkualitas, para anak muda agar berminat jadi amil dan nazir,” kata Kamaruddin di Gedung Kemenag, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (15/6/2021).
Kamaruddin menambahkan, amil dan nazir juga harus menjadi profesi bergengsi. Ke depan, lanjut Kamaruddin, amil dan nazir harus berkualitas dalam mengelola zakat dan wakaf.
“Seharusnya sama dengan profesi lain, katakanlah sama dengan profesi lawyer, banker, dosen, pengusaha, dan profesi apapun. Dengan demikian kualitas pengelolaan zakat dan wakaf akan semakin bagus,” ujarnya.
Melalui Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Zakat dan Wakaf yang telah diterbitkan pemerintah, Kamaruddin optimis, profesi amil dan nazir akan semakin profesional.
“Amir dan nazir harus profesional, sehingga akan mengundang talenta-talenta bagus, anak-anak muda berprestasi seharusnya berminat menjadi nazir atau amil,” tandasnya.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



