Bekasi, Bimas Islam --- Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin meminta agar potensi zakat lebih dimaksimalkan, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan. Hal ini disampaikan dalam arahannya terkait rapat Pembahasan Tentang Pengelolaan Zakat Pendapatan di Kota Bekasi, Jumat (26/3).
"Tentu momentumnya sangat luar biasa dan ideal sekali untuk menggalakkan perzakatan di Indonesia pada bulan suci Ramadan, karena zakat telah berfungsi dalam meningkatkan kesejahteraan umat," ungkap Kamaruddin.
Kamaruddin menyampaikan di beberapa negara muslim lainnya, potensi zakat sudah mampu dikapitalisasi secara fundamental, sehingga menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan umat Islam.
"Di Indonesia sesungguhnya zakat telah berfungsi secara instrumental, tetapi terasa belum maksimal sehingga perlu ikhtiar untuk melakukan langkah strategis agar meningkatkan tata kelola zakat di Indonesia," imbuhnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut potensi zakat di Indonesia bisa mencapai 230 triliun rupiah. Namun saat ini, realisasi zakat yang terkumpul baru sekitar delapan triliun rupiah atau sebesar 3,5 persen.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



