Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin meminta para penyuluh harus mampu berkomunikasi di duni digital, terutama di media sosial.
"Ini tantangan para penyuluh, tantangan kita untuk mampu berkomunikasi di dunia media sosial," kata Kamaruddin di Gedung Kemenag, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (16/6/2021).
Kamaruddin menambahkan, media sosial saat ini merupakan sarana komunikasi yang paling efektif dalam menyampaikan gagasan.
"Sekarang ini dunia media sosial berbasis digital, jadi instrumen komunikasi yang paling produktif yang paling efektif melalui dunia digital ini," ujar Kamaruddin.
Kamaruddin melanjutkan, penyuluh tidak bisa lagi menyampaikan informasi hanya dengan mengandalkan kegiatan tatap muka. Pada era 4.0 saat ini, sambung Kamaruddin, komunikasi di media sosial merupakan cara yang paling efektif dalam berkomunikasi ke masyarakat.
Sebagai informasi, untuk meningkatkan literasi digital bagi penyuluh, Kementerian Agama bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Para penyuluh akan diberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi di bidang dunia digital.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



