Jambi, bimasislam --- Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Islam melaksanakan kegiatan seni budaya Islam di Provinsi Jambi dalam rangka melestarikan seni dan budaya bernafaskan Islam.
Hal itu disampaikan Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin, saat memberikan sambutan pada acara Festival Seni Budaya Islam di Provinsi Jambi, bertempat di Asrama Haji Kota Jambi, Sabtu malam (28/04).
Dikatakan Dirjen, seni budaya Islam memiliki peran penting sebagai bagian pembinaan umat yang harus terus dilestarikan dan dikembangkan.
"Festival seni budaya Islam harus terus digaungkan di seluruh provinsi, sehingga seni budaya Islam tradisional memiliki tempat tersendiri di provinsi tersebut." Ujarnya.
Seni budaya Islam perlu dikemas sedemikian rupa sehingga meningkatkan gairah umat Islam Indonesia terutama generasi muda agar dapat terus melestarikan seni budaya Islam ditengah gerusan globalisasi dan teknologi.
Dirjen menjelaskan, seni budaya yang bernafaskan Islam dipandang tepat pada saat ini sebagai sarana membendung kemerosotan akhlak umat Islam terutama generasi muda.
"Perkembangan masyarakat saat ini kita dituntut melakukan peran secara dinamis, responsif dan antisipatif di tengah perubahan yang terjadi di masyarakat", tutup Dirjen.
Hadir pada acara tersebut Kakanwil Kemenag Prov. Jambi Muhammad, para pejabat Kanwil Kemenag Prov. Jambi, dan para pejabat Ditjen Bimas Islam
Penulis : nhkurniawan
Editor : sigit
Foto : bimasislam
Hal itu disampaikan Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin, saat memberikan sambutan pada acara Festival Seni Budaya Islam di Provinsi Jambi, bertempat di Asrama Haji Kota Jambi, Sabtu malam (28/04).
Dikatakan Dirjen, seni budaya Islam memiliki peran penting sebagai bagian pembinaan umat yang harus terus dilestarikan dan dikembangkan.
"Festival seni budaya Islam harus terus digaungkan di seluruh provinsi, sehingga seni budaya Islam tradisional memiliki tempat tersendiri di provinsi tersebut." Ujarnya.
Seni budaya Islam perlu dikemas sedemikian rupa sehingga meningkatkan gairah umat Islam Indonesia terutama generasi muda agar dapat terus melestarikan seni budaya Islam ditengah gerusan globalisasi dan teknologi.
Dirjen menjelaskan, seni budaya yang bernafaskan Islam dipandang tepat pada saat ini sebagai sarana membendung kemerosotan akhlak umat Islam terutama generasi muda.
"Perkembangan masyarakat saat ini kita dituntut melakukan peran secara dinamis, responsif dan antisipatif di tengah perubahan yang terjadi di masyarakat", tutup Dirjen.
Hadir pada acara tersebut Kakanwil Kemenag Prov. Jambi Muhammad, para pejabat Kanwil Kemenag Prov. Jambi, dan para pejabat Ditjen Bimas Islam
Penulis : nhkurniawan
Editor : sigit
Foto : bimasislam



